Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya

Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya - Hallo sahabat Cozy Corner Health, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Keluarga, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya
link : Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya

Baca juga


Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya

Gigi sensitif ialah duduk kasus umum yang sangat tidak menyenangkan Gigi Sensitif: Apa, Mengapa dan Bagaimana MengatasinyaGigi sensitif ialah duduk kasus umum yang sangat tidak menyenangkan. Mengapa gigi menjadi sensitif dan apa yang harus Anda lakukan kalau memilikinya?
Gigi sensitif ialah kondisi di mana gigi bereaksi terhadap masakan atau minuman yang panas, bagus atau asam. Bila Anda mempunyai gigi sensitif, meminum soda masbodoh atau memakan cokelat sanggup tiba-tiba menyebabkan nyeri hebat pada gigi Anda. Rasa sakit terasa tajam (ngilu), ibarat tersengat listrik dan biasanya hanya berlangsung beberapa detik.

Penyebab

Gigi sensitif disebabkan oleh berkurang atau menipisnya lapisan email di gigi kita. Gigi terbentuk dari pulpa gigi, jaringan hidup yang mengandung pembuluh darah dan saraf, dentin yang merupakan struktur terbesar jaringan gigi dan email (enamel), lapisan terluar yang sangat keras. 
Dalam kondisi normal, dentin ditutupi oleh email atau gusi. Dentin mempunyai pori-pori kecil (disebut tubulus) pada permukaannya yang mengarah ke dalam pulpa yang mempunyai banyak saraf. Jika gigi aus atau gusi terkikis (resesi gusi), dentin akan terangsang oleh masakan yang panas/dingin, manis, atau asam.  Rangsangan pada dentin akan diteruskan melalui tubulus ke saraf-saraf gigi, yang memicu rasa sakit.
Penipisan email terutama disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk. Email mengalami didemineralisasi ketika kontak dengan asam, contohnya minuman bersoda (dengan atau tanpa gula), tomat dan jeruk. Makanan yang sangat bagus juga mendorong acara bakteri, yang kemudian menghasilkan asam dan memperburuk masalah. Tekanan mekanis ibarat bruxism (gigi-gigi gemeretuk ketika tidur) atau menyikat gigi dengan pasta gigi pemutih yang terlalu berangasan juga sanggup merusak email.

Apa yang sanggup Anda lakukan?

Gigi sensitif sanggup dihadapi dengan dua pendekatan, mengurangi hal-hal yang menyebabkan duduk kasus dan mengurangi sensitivitas gigi.
  1. Gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Ganti pasta gigi Anda yang untuk mengendalikan plak dan memutihkan gigi dengan pasta gigi khusus gigi sensitif. Pasta gigi khusus ini mempunyai zat aktif ibarat kalium nitrat, sitrat atau oksalat yang membantu menghambat sensasi dari permukaan gigi ke saraf, sehingga mengurangi rasa sakit yang berafiliasi dengan gigi sensitif. Sikatlah gigi Anda dua kali sehari dan jangan menyikat gigi selama satu jam sesudah mengonsumsi masakan atau minuman asam.
  2. Sikatlah gigi dengan benar. Menyikat dengan benar sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi Anda. Menyikat terlalu keras sanggup menciptakan gigi lebih sensitif. Pilihlah sikat gigi berbulu lembut dan terus menyikat pada sudut 45 derajat terhadap garis gusi Anda dengan sapuan-sapuan pendek dan lembut, terutama pada kawasan pertemuan gigi dan gusi.
  3. Gunakan pasta gigi ber-fluoride. Meskipun ketika ini hampir semua pasta gigi diperkaya dengan flouride, Anda perlu memastikannya. Fluoride pada pasta gigi secara sedikit demi sedikit akan membantu melapis ulang email Anda (remineralisasi) dan memperkuat permukaan gigi yang telah didemineralisasi oleh asam bakteri. Obat kumur yang mengandung fluoride juga merupakan pilihan yang baik untuk gigi sensitif.
  4. Kurangi masakan dan minuman pemicu. Jika Anda terbiasa meminum teh atau kopi manis, kurangi gula di minuman Anda. Jika Anda terbiasa mengunyah permen di sepanjang waktu, kurangi jumlah permen yang masuk ke lisan Anda. Untuk sementara, kurangi buah-buahan ibarat jeruk, nenas, tomat dan sirsak yang asam, ganti dengan buah-buahan yang kurang asam dan tidak terlalu manis.
  5. Dapatkan pelindung gigi. Jika Anda sering terbangun dengan sakit kepala atau sakit rahang, Anda mungkin mempunyai kebiasaan menggeretukkan gigi ketika tidur (bruxism). Kebiasaan ini menciptakan gigi-gigi aus dan menyebabkan sensitivitas gigi. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengunjungi dokter gigi untuk mendapat penjaga lisan yang sanggup melindungi gigi-gigi Anda ketika tidur.
  6. Pastikan kecukupan kalsium. Makanlah masakan yang kaya kalsium ibarat susu, yoghurt, dan keju. Kalsium diharapkan untuk kesehatan tulang dan gigi Anda.
Jika Anda sudah melaksanakan perawatan gigi dengan baik, namun Anda masih terus meringis kesakitan kalau menyeruput wedang panas atau menggigit dodol yang legit, konsultasikan dengan ahlinya. Dokter gigi Anda sanggup mengevaluasi kondisi Anda dan membantu memilih cara terbaik untuk mengurangi sensitivitas gigi Anda.



Demikianlah Artikel Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya

Sekianlah artikel Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/07/gigi-sensitif-apa-mengapa-dan-bagaimana.html
Cozy Corner

Cozy Corner is a collection of several blogs including Cozy Corner Health, Cozy Corner Tech, Cozy Corner Song, Cozy Corner Lyric, etc.

0 Response to "Gigi Sensitif: Apa, Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya"

Post a Comment