Tanya-Jawab Hepatitis A

Tanya-Jawab Hepatitis A - Hallo sahabat Cozy Corner Health, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tanya-Jawab Hepatitis A, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Keluarga, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Tanya-Jawab Hepatitis A
link : Tanya-Jawab Hepatitis A

Baca juga


Tanya-Jawab Hepatitis A

Wabah hepatitis A belakangan ini kembali menjadi keprihatinan masyarakat dan Pemerintah Tanya-Jawab Hepatitis AWabah hepatitis A belakangan ini kembali menjadi keprihatinan masyarakat dan Pemerintah. Bahkan di Depok tempat tinggal saya, penyebarannya yang cepat dan luas menyebabkan Pemerintah setempat mengkategorikannya sebagai insiden luar biasa (KLB). Para penggiat kesehatan di semua lini dibutuhkan ikut serta memperlihatkan langkah-langkah peningkatan kesadaran dan kewaspadaan/pencegahan masyarakat.

Apakah hepatitis A?

Hepatitis A ialah abses hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A.

Bagaimana virus ini menyebar?

Virus hepatitis A menyebar dari tinja orang yang terinfeksi ke kuliner dan minuman yang tercemar (jalur fekal-oral). Di negara maju yang bersanitasi baik, abses hepatitis A sangat jarang. Sebaliknya, di kalangan masyarakat kita, hampir sebagian besar orang pernah terinfeksi. Menurut dr Unggul Budihusodo,Sp PD dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sekitar 80 persen penduduk sampaumur Jakarta dan sekitarnya pernah tertulari virus ini. Selain penularan melalui makanan/minuman yang tercemar, hepatitis A juga sanggup menyebar melalui luka atau air yang digunakan untuk mandi.

Apa tanda-tanda hepatitis A?

Perkembangan hepatitis A sanggup dibagi menjadi 4 stadium yaitu :
  1. Masa inkubasi: berlangsung selama 18-50 hari (rata-rata 28 hari)
  2. Masa prodromal: terjadi selama 4 hari hingga 1 ahad atau lebih, gejalanya ialah rasa lelah, lesu, nafsu makan berkurang, mual, muntah, rasa tidak nyaman di perut kanan atas, demam (biasanya < 39 C), merasa dingin, sakit kepala, tanda-tanda menyerupai flu, ingusan, sakit tenggorok, dan batuk, kadang ada nyeri sendi. Ada tanda pembesaran hepar ringan yang nyeri tekan (70%), kadang limpa juga membesar (5-20%).
  3. Masa ikterik : Dimulai dengan urine yang berwarna kuning tua, menyerupai teh atau gelap, diikuti oleh tinja (feses) yang berwarna menyerupai dempul, kemudian warna sklera (mata) dan kulit perlahan-lahan menjadi kuning. Gejala kurang nafsu makan, lesu, mual dan muntah bertambah berat untuk sementara waktu.
  4. Masa penyembuhan : Ikterik menghilang dan warna feses kembali normal.

Bagaimana pengobatannya?

Tidak ada terapi medis khusus untuk hepatitis A lantaran pasien sanggup sembuh sendiri (self limiting disease). Istirahat yang cukup dan gizi yang baik akan mempercepat penyembuhan. Pembatasan aktifitas fisik atau istirahat total terutama dianjurkan jikalau kadar SGOT & SGPT masih di bawah 3 kali batas atas nilai normal. Pasien hanya perlu dirawat inap jikalau mengalami kehilangan cairan tubuh berat dengan kesulitan makan, kadar SGOT & SGPT > 10 kali nilai normal, memperlihatkan perubahan sikap atau kesadaran (akibat ensefalopati hepatitis fulminan), dan tidak kunjung sembuh atau selalu kambuh.

Apakah sanggup dicegah?

Pencegahan umum hepatitis A adalah:
  • Menghindari kuliner dan minuman yang kotor, baik cara memasak maupun penyajiannya. Hindari kuliner yang sudah berjamur dan mengandung zat pengawet. Cuci higienis sayuran dan buah yang dimakan mentah.
  • Memperbaiki sanitasi lingkungan dan pribadi. Lakukan basuh tangan yang higienis setelah kontak dengan darah, feses dan cairan badan orang yang terinfeksi. Biasakan masyarakat biar buang air di wc. Selalu mencuci tangan sebelum makan.
  • Mengisolasi pasien (anak dihentikan ke sekolah hingga 2 ahad sehabis timbul gejala)
Pencegahan khusus ialah dengan imunisasi Hepatitis A. Vaksin ini menyediakan pemberian cepat terhadap Hepatitis A. Pada bayi, vaksin diberikan dalam 2 takaran 6 bulanan setelah usia 1 tahun. Vaksin Hepatitis A berbeda dari Vaksin Hepatitis B sehingga vaksinasi terhadap hepatitis B tidak memberi pemberian terhadap Hepatitis A.



Demikianlah Artikel Tanya-Jawab Hepatitis A

Sekianlah artikel Tanya-Jawab Hepatitis A kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tanya-Jawab Hepatitis A dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/07/tanya-jawab-hepatitis-a.html
Cozy Corner

Cozy Corner is a collection of several blogs including Cozy Corner Health, Cozy Corner Tech, Cozy Corner Song, Cozy Corner Lyric, etc.

0 Response to "Tanya-Jawab Hepatitis A"

Post a Comment