Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil

Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil - Hallo sahabat Cozy Corner Health, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Keluarga, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil
link : Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil

Baca juga


Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil

 terlebih jikalau usia kehamilan sudah  menginjak trimester  Panduan Pijat Aman untuk Ibu HamilSAAT hamil, terlebih jikalau usia kehamilan sudah menginjak trimester 3, biasanya ibu hamil (bumil) sering mengeluhkan nyeri pada punggung belakang (backpain) sehingga acara terganggu. Membayangkan tubuh dipijat untuk menghilangkan pegal, rasanya menyenangkan sekali.
Tapi, apa boleh bumil dipijat?

Trimester Dua Akhir
 
Dalam tabloid Mom & Kidie, dr. Fakriantini Jaya Putri, SpOG dari Rumah Sakit Zahira menjelaskan, bumil boleh-boleh saja melaksanakan perawatan tubuh, salah satunya yaitu terapi pijat (massage therapy). Namun, kegiatan refleksi atau pijat ini tidak sanggup dilakukan pada  trimester awal lantaran ketika itu masih sangat rentan untuk terjadi keguguran. Nah, terapi pijat lebih kondusif untuk dilakukan di atas trimester pertama, yaitu pada usia kehamilan menginjak trimester dua selesai dan tiga.

Tak Boleh Dipijat, Jika...

Perlu diketahui, tak semua bumil boleh dipijat. Ada beberapa kondisi kesehatan yang menciptakan bumil tidak diperbolehkan untuk melaksanakan pemijatan, yakni:
- Keluarnya cairan dari vagina
- Bumil diabetes
- Bumil yang mempunyai penyakit menular
- Demam
- Pre-eklampsia
- Tekanan darah tinggi
- Morning sickness
- Nyeri di kawasan perut
- Timbul ruam kulit

60 – 90 Menit

Namun, jikalau bumil dalam kondisi baik, merasa nyaman, tak ada keluhan gangguan kesehatan apa pun, baik bagi dirinya maupun janin dalam kandungan, silakan saja untuk melaksanakan terapi pijat di trimester yang disarankan di atas. Umumnya, terapi pijat berlangsung selama 60 hingga 90 menit. Tidak ada batasan dan proposal berapa kali BuMil boleh dipijat dalam sebulan. Bagi BuMil yang tidak mempunyai waktu cukup luang, pijat sanggup dilakukan seminggu sekali.

Dilakukan oleh terapis berpengalaman

Pemijatan pada bumil ini tidak musti dilakukan di tempat khusus, hanya saja, pijatan harus dilakukan oleh yang ahli/terapis yang telah berpengalaman dalam memijat bumil.

“Selain sanggup dilakukan di klinik-klinik kecantikan, pijat ini juga sanggup dilakukan di rumah, asal dilakukan oleh ahlinya, yang memang berpengalaman serta tahu hukum yang benar,” imbuh dokter yang biasa disapa Eni.
 
Area yang boleh dipijat!
 
Dari segi medis, pijat bumil boleh dilakukan pada anggota tubuh yang bergerak, ibarat kepala, bahu, punggung belakang, panggul, pantat, tangan dan kaki (betis – paha). Pemijatan pada area payudara BuMil disarankan gres boleh dilakukan pada trimester tiga, untuk merangsang ASI keluar.

Teknik pemijatan pada semua area tubuh harus dilakukan dengan teknik yang lembut. Kombinasi gerakan pijat antara memutar, menekan, mengusap dan menggosok, harus dilakukan perlahan-lahan dan terkendali.

Perut dan telapak kaki, tidak boleh dipijat!

Walau begitu, pemijatan tidak boleh dilakukan di sembarang area tubuh, ibarat pada kawasan belahan perut. Sebab, belahan ini bekerjasama pribadi dengan kandungan dan organ reproduksi, yang jikalau dipijat akan memicu kontraksi dan ditakutkan bayi sanggup lahir secara prematur. Bagian lain yang tidak dianjurkan untuk dipijat yaitu telapak kaki belahan bawah, lantaran di situ banyak terdapat pembuluh saraf dan pembuluh darah.

Posisi ketika dipijat

Kondisi tubuh bumil terang berbeda dengan wanita yang tidak hamil. Oleh lantaran itu, sebelum melaksanakan pemijatan pada bumil, pastikan tempat pijat diatur sedemikian rupa. Tambahkanlah bantal penyangga biar bumil nyaman dan rileks.

Untuk memijat area punggung, panggul dan pantat, biasanya terapis menyarankan bumil berada dalam posisi miring (kanan dan kiri). Sementara untuk area kepala, bahu, kaki (betis – paha) serta tangan, terapis akan menyarankan bumil untuk tidur telentang atau dalam posisi duduk.

Catatan penting sebelum melaksanakan pijat

- Sebaiknya bumil konsultaskan terlebih dulu dengan dokter kandungan bumil. Jangan lupa minta petunjuk area mana yang boleh dan tidak boleh dipijat, lantaran kondisi tubuh tiap bumil tidaklah sama.

- Komunikasikan dengan terapis mengenai kadar tekanan/kekuatan dalam pijatan tersebut. Ungkapkan biar dipijat dengan tekanan yang tidak terlalu keras.

- Jika bumil mempunyai alergi terhadap minyak tertentu, atau bahan-bahan yang mungkin dipakai dalam sesi massage therapy, sebaiknya sampaikan hal tersebut kepada terapis.



Demikianlah Artikel Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil

Sekianlah artikel Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/10/panduan-pijat-kondusif-untuk-ibu-hamil.html
Cozy Corner

Cozy Corner is a collection of several blogs including Cozy Corner Health, Cozy Corner Tech, Cozy Corner Song, Cozy Corner Lyric, etc.

0 Response to "Panduan Pijat Kondusif Untuk Ibu Hamil"

Post a Comment