11 Faktor Risiko Kanker Payudara

11 Faktor Risiko Kanker Payudara - Hallo sahabat Cozy Corner Health, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul 11 Faktor Risiko Kanker Payudara, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Keluarga, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : 11 Faktor Risiko Kanker Payudara
link : 11 Faktor Risiko Kanker Payudara

Baca juga


11 Faktor Risiko Kanker Payudara

Kanker payudara ialah kanker perempuan paling umum nomor satu dan pembunuh nomor dua di Indonesia (setelah kanker leher rahim). Menurut data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Kementerian Kesehatan pada tahun 2007, kanker payudara menempati urutan pertama jumlah pasien rawat inap kanker di seluruh RS di Indonesia (16,85%), disusul kanker leher rahim (11,78%).
Apakah Anda termasuk salah satu calon mangsanya? Kanker payudara ialah kanker perempuan paling umum nomor satu dan pembunuh nomor dua di Ind 11 Faktor Risiko Kanker Payudaraphoto © 2009 Amy | more info (via: Wylio)
Untuk mengetahuinya, ketahuilah faktor- faktor risiko membuatkan kanker payudara berikut:

1. Umur

Risiko terkena kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar perempuan penderita kanker payudara berusia 50 tahun ke atas. Jika Anda mengalami menopause terlambat (setelah umur 55),  risiko Anda lebih besar lagi. Secara umum, risiko mencapai puncaknya pada usia lebih dari 60 tahun.

2. Riwayat kanker payudara

Jika Anda pernah mempunyai kanker di salah satu payudara, Anda berisiko lebih tinggi bahwa payudara lainnya juga akan terkena.
Kalkulator Risiko Kanker Payudara
Bila Anda ialah perempuan berusia 35 tahun atau lebih, silakan menilai risiko Anda terkena kanker payudara dengan Kalkulator Risiko Kanker Payudara.Bila Anda diketahui mempunyai risiko sedang atau tinggi, mulailah menerapkan langkah-langkah pencegahan dan disiplin melaksanakan skrining bersiklus dengan SADARI dan mamografi.

3. Riwayat keluarga dengan kanker payudara

Jika ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan Anda mempunyai kanker payudara (terutama sebelum usia 40), risiko Anda lebih tinggi. Risiko berlipat dua bila ada lebih dari satu anggota keluarga inti Anda yang terkena kanker payudara. Memiliki kerabat non-inti dengan kanker payudara (misalnya tante, nenek atau sepupu perempuan) juga meningkatkan risiko Anda.

4. Usia dikala melahirkan anak pertama

Semakin bau tanah Anda ketika mempunyai anak pertama Anda, semakin besar risiko Anda terkena kanker payudara. Risiko juga meningkat kalau Anda sudah berusia 30 tahun atau lebih dan belum pernah melahirkan anak.

5. Perubahan payudara

Perubahan payudara sering terjadi pada hampir semua wanita. Sebagian besar perubahan itu bukan kanker. Namun, beberapa perubahan mungkin ialah gejala kanker. Jika Anda mempunyai perubahan jaringan payudara yang dikenal sebagai hiperplasia atipikal (sesuai hasil biopsi), Anda mempunyai peningkatan risiko kanker payudara.

6. Usia dikala menstruasi pertama

Jika Anda mulai menstruasi di usia dini (sebelum 12 tahun), Anda mempunyai peningkatan risiko kanker payudara.

7. Terapi radiasi di dada

Jika Anda harus menjalani terapi radiasi di dada (termasuk payudara Anda) sebelum usia 30 tahun, Anda mempunyai kenaikan risiko. Semakin muda Anda ketika mendapatkan pengobatan radiasi, semakin tinggi risiko Anda terkena kanker payudara di lalu hari.

8. Kepadatan tisu payudara

Penelitian telah menawarkan bahwa perempuan usia 45 tahun atau lebih yang mempunyai minimal 75 persen jaringan padat pada mammogram mempunyai peningkatan risiko membuatkan kanker payudara. Para ilmuwan belum tahu mengapa demikian.

9. Penggunaan hormon estrogen dan progestin

Jika Anda mendapatkan terapi penggantian hormon estrogen saja atau estrogen plus progestin selama lima tahun atau lebih sehabis menopause, Anda mempunyai peningkatan risiko membuatkan kanker payudara. Selain risiko kanker payudara, estrogen plus progestin  juga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, demensia dan pembekuan darah.

10. Obesitas sehabis menopause

Jika Anda mengalami obesitas sehabis menopause, Anda berisiko 1,5 kali lebih besar untuk membuatkan kanker payudara dibandingkan dengan perempuan berberat tubuh normal.

11. Aktivitas fisik

Sebuah penelitian terbaru dari Women’s Health Initiative menemukan bahwa acara fisik pada perempuan menopause yang berjalan sekitar 30 menit per hari dikaitkan dengan penurunan 20 persen risiko kanker payudara. Namun, pengurangan risiko terbesar di antara perempuan yang berberat tubuh normal. Dampak acara fisik tidak ditemukan di kalangan perempuan yang kelebihan berat tubuh atau obesitas. Namun, acara fisik yang dikombinasi dengan diet sanggup menurunkan berat tubuh sehingga pada kesannya menurunkan juga risiko kanker payudara dan banyak sekali penyakit lain.
Selain kesebelas faktor di atas, merokok (pasif atau aktif) dan kebiasaan makan juga berdampak terhadap risiko membuatkan kanker payudara.

Info..... 


Demikianlah Artikel 11 Faktor Risiko Kanker Payudara

Sekianlah artikel 11 Faktor Risiko Kanker Payudara kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel 11 Faktor Risiko Kanker Payudara dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/11/11-faktor-risiko-kanker-payudara.html
Cozy Corner

Cozy Corner is a collection of several blogs including Cozy Corner Health, Cozy Corner Tech, Cozy Corner Song, Cozy Corner Lyric, etc.

0 Response to "11 Faktor Risiko Kanker Payudara"

Post a Comment