Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis)

Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis) - Hallo sahabat Cozy Corner Health, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis), kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel anak, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis)
link : Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis)

Baca juga


Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis)

Beberapa waktu ini banyak pertanyaan dalam rubrik konsultasi kesehatan bayi dan anak  Tanya-Jawab Mengenai Infeksi Vagina (Vulvovaginitis)Beberapa waktu ini banyak pertanyaan dalam rubrik konsultasi kesehatan bayi dan anak  mengenai infeksi vagina (vulvovaginitis) pada anak.

Artikel tanya-jawab ini sanggup menunjukkan citra yang lebih menyeluruh perihal infeksi vagina pada anak sehingga selanjutnya banyak pertanyaan dari pembaca yang sanggup terjawab dengan membaca artikel ini.

Apakah vulvovaginitis?

Jika putri Anda mengeluh sakit atau menggaruk kemaluannya, beliau mungkin menderita vulvovaginitis, yaitu peradangan pada tempat vulva dan vagina. Hal ini merupakan problem ginekologi yang paling umum pada wanita.

Meskipun infeksi vagina sering dikaitkan dengan kegiatan seksual, anak perempuan yang belum mencapai pubertas sangat rentan terhadap vulvovaginitis untuk alasan yang tidak berafiliasi sama sekali dengan problem seks.

Karena putri Anda belum mempunyai rambut kemaluan atau lemak di tempat kemaluan sebagai dukungan terhadap infeksi – pakaian, materi kimia, sabun, dan obat-obatan dengan gampang sanggup mengiritasi kulit tempat kemaluan. Bahkan benda gila yang tertinggal di situ – menyerupai sisa kertas toilet – sanggup menyebabkan peradangan.

Beberapa waktu ini banyak pertanyaan dalam rubrik konsultasi kesehatan bayi dan anak  Tanya-Jawab Mengenai Infeksi Vagina (Vulvovaginitis)Tidak menyerupai perempuan dewasa, putri Anda belum mempunyai cukup hormon estrogen untuk melindungi susukan vagina, dan pH vaginanya tinggi, membuat lingkungan yang subur bagi kuman untuk tumbuh. Putri Anda juga mungkin belum sanggup mencuci/ membersihkan tempat kemaluannya dari depan ke belakang.  (lihat arah panah pada gambar).

Apa tanda-tanda dari vulvovaginitis?

Pada mulanya Anda mungkin melihat putri Anda menggaruk atau menggosok tempat selangkangannya, duduk atau berjalan dengan cara yang tidak nyaman. Selanjutnya putri Anda akan mengeluhkan nyeri di tempat kemaluan. Ketika Anda memeriksanya, tempat kemaluan akan tampak merah dan mungkin bengkak.

Seringkali, meskipun tidak selalu, Anda akan melihat keluarnya cairan berwarna kuning, hijau atau kecoklatan dari tempat vagina. Cairan tersebut biasanya mempunyai bacin yang tidak enak. Putri Anda mungkin mengeluh nyeri waktu buang air kecil. Hal ini disebabkan oleh air seni yang menyentuh tempat yang teriritasi/terinfeksi -  meskipun hal ini sering disalahartikan sebagai tanda infeksi susukan kemih. Jika anak Anda mempunyai gejala-gejala tersebut, periksakan segera ke dokter anak.

Apa yang menyebabkan vulvovaginitis?

Ada banyak hal yang sanggup menyebabkan vulvovaginitis, berikut ini yaitu beberapa penyebab utamanya :
  • Ketidakseimbangan bakteri. Dalam keadaan normal, di tempat vagina hidup banyak kuman yang tidak membahayakan tubuh. Vulvovaginitis terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan kuman tersebut. Alasan niscaya dari pertumbuhan kuman yang berlebih ini tidak selalu diketahui, meskipun kadang kala keseimbangan tersebut terganggu akhir pemakaian antibiotik, atau dengan adanya kuman gres – disebabkan lantaran menyentuh kemaluan dengan tangan yang kotor.
  • Hygiene/ Kebersihan. Secara anatomi, pada perempuan jarak antara vagina dan anus sangatlah akrab , dan juga diperparah dengan cara membersihkan/mencuci tempat kemaluan yang salah. Hal ini menyebabkan kuman E. coli dan kuman lain dari susukan pencernaan sanggup dengan gampang masuk ke lubang kemaluan.
  • Posisi ketika buang air kecil. Seperti pada kebanyakan anak, putri Anda mungkin buang air kecil dengan lutut yang rapat (tidak terbuka lebar). Hal ini meningkatkan kemungkinan air seni akan naik ke vaginanya dan menyebabkan infeksi.
  • Cacing kremi. Infeksi benalu ini sering terjadi pada anak. Cacing kremi biasanya bertelur di sekitar anus, jikalau putri Anda mempunyai cacing kremi, maka cacing tersebut akan menyebabkan rasa gatal dan iritasi dan akan menyebar ke tempat kemaluan.
  • Benda asing. Sisa kertas toilet atau benda lainnya sanggup ditemukan dalam kemaluan putri Anda, menyebabkan bacin dan keluarnya cairan, bahkan sanggup berdarah.
  • Iritasi eksternal. Kadang-kadang pada cuaca yang panas dan penggunaan pakaian/celana yang ketat sanggup menyebabkan peradangan pada kulit kemaluan. Gelembung mandi dan sabun yang keras juga sanggup menyebabkan kemerahan dan rasa gatal.
  • Jamur Candida. Walaupun infeksi jamur yaitu gangguan umum untuk perempuan dewasa, infeksi ini biasanya tidak menggangu gadis yang belum masuk masa pubertas. Jamur ini menyebabkan cairan dari kemaluan berwarna kuning keputihan menyerupai keju.
  • Pelecehan seksual. Jika hasil investigasi laboratorium putri Anda nyata untuk penyakit menular seksual: trichomoniasis, chlamydia, dan gonorrhea – maka ia perlu dievaluasi untuk kasus pelecehan seksual.

Bagaimana vulvovaginitis didiagnosis dan diobati?

Pertama, dokter akan berbicara dengan Anda dan putri Anda perihal tanda-tanda dansetiap penyakit gres atau obat yang telah digunakan, perihal bagaimana putri Anda mandi dan jenis pakaian apa yang beliau suka pakai, dan perihal bagaimana beliau mencuci/ membersihkan tempat kemaluan.

Selanjutnya dokter akan mengusut tempat sebelah luar kemaluan putri Anda. Pemeriksaan ini tidak akan menyakiti atau mengganggu secara fisik. Jika ada cairan yang keluar, dokter akan mengambil sampel usapan pada vagina untuk selanjutnya diperiksakan ke laboratorium. Selanjutnya dokter Anda akan mengobati infeksi vulvovaginitis ini sesuai dengan penyebabnya.

Cara untuk meringankan rasa sakitnya, dengan mandi air hangat sering (tanpa memakai sabun pada tempat kemaluan). Perlu juga dibiasakan cara mencuci/membersihkan tempat kemaluan dari depan ke belakang ; mengenakan pakaian katun longgar untuk memungkinkan udara masuk dan menjaga kemaluan tidak lembab/basah .

Bagaimana cara pencegahan vulvovaginitis ?

  • Jaga tempat kemaluan sebersih mungkin dengan memastikan ia mencuci/ membersihkan kemaluan dari depan ke belakang sehabis memakai toilet. Ajari putri Anda untuk kencing dengan kedua lutut terbuka (tidak merapat), yang akan mencegah air seni naik ke tempat vaginanya.
  • Kurangi kegiatan yang terlalu banyak menunjukkan tekanan pribadi pada tempat kemaluan, misalnya: bersepeda, menunggang kuda, dsb.
  • Hindari berendam di air panas. Jangan berenang di kolam dengan chlorin yang terlalu tinggi. Setelah berenang atau ketika pakaian/celana berair – segera ganti dengan yang kering.
  • Bila putri Anda terlalu gemuk (obesitas), maka perlu untuk menurunkan berat badannya hingga mencapai berat tubuh ideal. Kegemukan membuat tempat kemaluan tertutup dan menjadi lebih basah/lembab – yang meningkatkan kemungkinan terjadinya iritasi/infeksi.
  • Hindari mandi gelembung dan sabun yang keras, juga hindari antiseptik dan sampo pada tempat kemaluan putri Anda. Bilas dengan baik sehabis mandi. Jika putri Anda sering mendapat vulvovaginitis, coba beralihlah memakai shower.
  • Lihat bahwa putri Anda benar-benar kering (termasuk tempat kemaluan) sehabis mandi, sebelum beliau berpakaian.
  • Aturan berpakaian yang baik : Jangan gunakan jeans ketat, celana nilon, piyama dengan kaki dijahit, atau pakaian lain yang mengganggu sirkulasi udara. Lebih banyak gunakan katun yang longgar. Batasi waktu penggunaan baju ketat, celana ketat, dan pakaian mandi/berenang dari nilon. Cuci pakaian dalamnya dengan deterjen ringan dan tidak memakai aditif pengering menyerupai pelembut kain.
Sumber ....... 


Demikianlah Artikel Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis)

Sekianlah artikel Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis) dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/07/tanya-jawab-mengenai-bisul-vagina.html
Cozy Corner

Cozy Corner is a collection of several blogs including Cozy Corner Health, Cozy Corner Tech, Cozy Corner Song, Cozy Corner Lyric, etc.

0 Response to "Tanya-Jawab Mengenai Bisul Vagina (Vulvovaginitis)"

Post a Comment