Judul : 7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik
link : 7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik
7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik
Sebagian pasien diabetes mengembangkan kondisi yang disebut ulkus kaki diabetik. Kulit mengalami kerusakan, mempunyai semacam borok di mana Anda sanggup melihat jaringan di bawahnya. Ulkus terutama muncul di telapak kaki.
Mengapa ulkus terjadi?
Ulkus kaki diabetik disebabkan oleh komplikasi diabetes pada saraf dan/ atau pembuluh darah:
- Kerusakan saraf. Kerusakan saraf lantaran diabetes mengakibatkan hilangnya sensasi di kaki. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati perifer. Saraf yang biasanya membawa sensasi rasa sakit ke otak dari kaki tidak berfungsi dengan baik. Penderita diabetes sanggup mengalami luka lantaran menginjak sesuatu, mengenakan sepatu ketat, atau tersandung tanpa menyadarinya hingga berhari-hari atau minggu. Hilangnya sensasi juga mengakibatkan berkurangnya mekanisme perlindungan terhadap kaki. Orang yang sehat akan menyadari bila terlalu banyak tekanan pada kaki dan secara otomatis menyesuaikan posisi. Tidak demikian bila saraf telah rusak. Akibatnya, selain mengakibatkan luka, kaki sanggup mengalami deformitas (perubahan bentuk), contohnya penebalan kulit di sebagian telapak atau tumit.
- Penyakit pembuluh darah. Diabates sanggup mengakibatkan penyempitan pembuluh arteri (oklusi arteri perifer) maupun pecahnya pembuluh darah kecil (mikroangiopati). Penyempitan atau kerusakan pembuluh darah ini mengurangi anutan darah ke kaki, sehingga mengakibatkan borok pada jaringan yang mati lantaran kekurangan nutrisi. Sirkulasi darah yang jelek juga mengakibatkan pertahanan badan terhadap infeksi kuman terganggu. Luka menjadi sulit disembuhkan dan bahkan semakin meluas.
Pencegahan
Tahapan Ulkus Ulkus kaki diabetik sanggup bervariasi dari semacam kawah merah dangkal yang hanya melibatkan permukaan kulit hingga sangat dalam dan luas sehingga melibatkan tendon, tulang dan struktur-struktur dalam lainnya. Pada tahap lanjut, ulkus sanggup bermetamorfosis infeksi (kantong nanah), berbagi infeksi pada kulit dan lemak yang mendasari (selulitis), infeksi tulang (osteomielitis) atau gangren. Gangren yaitu jaringan badan gelap dan mati yang disebabkan oleh anutan darah yang buruk.Secara umum, ulkus kaki diabetik sanggup dibagi menjadi tahapan-tahapan berikut: Tahap 0: Tidak ada luka, namun ada deformitas kaki atau pembentukan kalus. Tahap 1: Ulkus kecil yang dangkal Tahap 2: Ulkus yang meluas ke tulang atau kapsul sendi Tahap 3: Ulkus dengan infeksi, infeksi atau osteomielitis Tahap 4: Jaringan di telapak kaki pecahan depan atau tumit mati (gangren) Tahap 5: Jaringan di kawasan seluruh kaki mati |
Secara umum, semakin baik pengendalian diabetes Anda, semakin kecil kemungkinan Anda untuk mengembangkan komplikasi diabetes, termasuk ulkus kaki. Selain itu, pengelolaan hipertensi dan kolesterol darah serta faktor risiko lain akan mengurangi risiko komplikasi diabetes. Jika Anda merokok, Anda sangat disarankan untuk berhenti merokok. Merokok merusak sirkulasi dan mengurangi jumlah oksigen di dalam darah. Secara khusus, hal-hal berikut sanggup dilakukan untuk mencegah timbulnya ulkus:
- Periksa kaki Anda secara teratur setiap hari, terutama pada telapak kaki dan ruang antar jari. Minta kerabat Anda untuk membantu bila Anda mempunyai duduk masalah penglihatan sehingga tidak sanggup menilik kaki sendiri. Perhatikan apakah ada kulit yang robek, memar, ruam, melepuh, atau kapalan. Segera konsultasikan dengan dokter bila Anda menemukan duduk masalah di kaki yang tidak sembuh dalam beberapa hari.
- Cuci kaki Anda setiap hari dengan sabun yang lembut. Rendamlah kaki dengan suhu 37 ° hingga 38 ° C selama tiga hingga lima menit, kemudian basuhlah dengan sabun yang lembut. Penderita diabetes dengan neuropati seringkali kurang sensitif terhadap suhu. Gunakan termometer untuk memastikan suhu air tidak terlalu tinggi.
- Potonglah kuku-kuku di jari kaki Anda dengan hati-hati. Mintalah derma kerabat kalau Anda tidak bisa untuk memotong kuku Anda sendiri.
- Olesi kaki dengan krim pelembab biar tidak retak, terutama pada ruang di antara jari kaki.
- Gunakan alas kaki. Jangan berjalan tanpa alas kaki. Gunakan sandal atau sepatu yang tidak terlalu longgar atau sempit, dengan alas yang baik. Bila kaki Anda telah mengalami deformitas, gunakan sepatu yang telah diubahsuaikan dengan kaki Anda. Dokter sanggup merekomendasikan sepatu yang dirancang khusus (sepatu ortopedi) sesuai dengan bentuk kaki Anda.
- Pilih kaus kaki dengan kandungan katun yang tinggi sehingga menyerap keringat dan tidak gampang mengiritasi.
- Jadwalkan kunjungan ke dokter. Pasien diabetes perlu diperiksa dokter setidaknya setahun sekali. Dokter akan menilik kaki Anda untuk melihat gejala awal gangguan saraf atau sirkulasi darah dan duduk masalah kaki lainnya.
Demikianlah Artikel 7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik
Sekianlah artikel 7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel 7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/10/7-langkah-mencegah-ulkus-kaki-diabetik.html
0 Response to "7 Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik"
Post a Comment