8 Mitos Keliru Soal Menopause

8 Mitos Keliru Soal Menopause - Hallo sahabat Cozy Corner Health, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul 8 Mitos Keliru Soal Menopause, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Keluarga, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : 8 Mitos Keliru Soal Menopause
link : 8 Mitos Keliru Soal Menopause

Baca juga


8 Mitos Keliru Soal Menopause

 Menopause yaitu berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang  berkaitan dengan b 8 Mitos Keliru Soal Menopause
Menopause yaitu berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang berkaitan dengan bertambahnya usia perempuan. Ketika menopause sudah mendekat, siklus sanggup terjadi dalam waktu-waktu yang tidak menentu dan bukan hal yang absurd bila menstruasi tidak tiba selama beberapa bulan.

Ada beberapa anggapan keliru soal menopause yang masih banyak dipercaya oleh kalangan perempuan. Berikut ini yaitu mitos-mitos perihal menopause dan kebenaran akan faktanya :

1. Menopause berarti Anda sudah tua

Faktanya: Rata-rata usia menopause seorang perempuan yaitu 51 tahun dan usia ini tidaklah terlalu renta untuk jaman sekarang. Bahkan, beberapa perempuan sudah memasuki masa menopause pada usia 28 tahun  yang mana fenomena ini disebut menopause dini.  Penyebab menopause dini belum diketahui secara pasti, meskipun ada yang mengaitkannya dengan efek dari faktor genetik. Beberapa perempuan biasanya memasuki masa menopause dini lantaran penyakit atau pengangkatan indung telur ketika operasi.

2. Praktis gemuk

Faktanya: Banyak perempuan mengeluhkan berat tubuh mereka bertambah mendekati masa menopause. Perlu diketahui, bertambahnya berat tubuh bukan disebabkan lantaran Anda mengalami menopause, melainkan lantaran faktor penuaan, ini juga terjadi pada pria.  Dengan menjaga contoh diet dan melaksanakan acara fisik yang teratur -  (latihan kekuatan penting artinya untuk memperabukan kalori) - Anda sanggup melewati  menopause tanpa mengalami penambahan berat badan.

3. Setiap perempuan alami depresi ketika menopause

Faktanya: Studi menunjukkan, kebanyakan perempuan dengan menopause tidak memiliki duduk kasus terkait mood atau suasana hati. Beberapa riset bahkan melaporkan, usia antara 45-55 tahun merupakan masa-masa terbaik dari kehidupan seorang perempuan..

Perasaan gampang tersinggung, umumnya sering disebabkan oleh hot flashes dan duduk kasus tidur tidak terdiagnosis. Hot flashes terjadi akhir perubahan kadar hormon dengan tanda-tanda menyerupai rasa panas yang berlebihan. Penyebab lain yang mungkin yaitu imbas samping dari obat atau duduk kasus tiroid yang tidak terdiagnosis.

4. Menopause merusak kulit Anda

Faktanya: Secara bertahap, kulit Anda tidak akan menjadi lebih ringkih atau rusak lantaran menopause. Tetapi kerusakan kulit umumnya disebabkan lantaran beberapa faktor menyerupai paparan sinar matahari, merokok dan genetika. Merokok sanggup mempercepat proses keriput pada kulit. Beberapa penelitian menunjukkan, individu yang merokok biasanya terlihat lebih renta ketimbang  mereka yang tidak merokok. Jika Anda ingin menjaga kulit tetap terawat, gunakan tabir surya dan jauhi asap rokok.

5. Kehidupan seks Anda sudah berakhir

Faktanya: Masalah hormon bukan satu-satunya yang memengaruhi hasrat seseorang untuk melaksanakan kekerabatan seksual. Beberapa hal lain menyerupai kualitas hubungan, pendidikan, perasaan perihal tubuh sendiri, tingkat stres, dan bahkan kualitas tidur, semuanya juga sanggup mempengaruhi kehidupan seks seorang perempuan.

6. Menopause sengsara bagi semua orang

Faktanya: Ada sejumlah besar variasi bagaimana menopause mempengaruhi perempuan. Hampir tiga perempat di antaranya mengalami hot flashes, tanda-tanda menopause paling umum, tetapi hanya sebagian kecil menyampaikan hot flashes sangat mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.
Justru banyak perempuan yang mengaku bahagia memasuki periode menopause dan menyampaikan bahwa mereka sanggup menikmati acara seks lantaran tidak perlu khawatir akan risiko kehamilan yang tidak diinginkan.

7. Setiap orang membutuhkan "pengganti" hormon

Faktanya: Ketika beberapa tenaga kesehatan (dokter) percaya bahwa mengonsumsi estrogen sanggup mencegah penyakit jantung dan demensia, secara umum dikuasai perempuan yang memasuki masa menopause justru tidak melaksanakan terapi hormon. Saat ini, kebanyakan perempuan jarang yang melaksanakan terapi hormon lantaran beberapa dokter menyadari perihal potensi bahaya, yang meliputi peningkatan risiko kanker payudara dan duduk kasus kardiovaskular.

8. Terapi hormon alami lebih kondusif daripada terapi hormon konvensional

Faktanya: Anda mungkin pernah mendengar banyak perihal terapi hormon "bioidentik" , yang sering disebut-sebut lebih kondusif untuk digunakan. Jangan tertipu oleh pernyataan itu. Ingat, kelompok obat bioidentik tidak masuk dalam persetujuan  tubuh pengawas obat dan makanan AS  atau Food and Drug Administration (FDA).



Demikianlah Artikel 8 Mitos Keliru Soal Menopause

Sekianlah artikel 8 Mitos Keliru Soal Menopause kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel 8 Mitos Keliru Soal Menopause dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/10/8-mitos-keliru-soal-menopause.html
Cozy Corner

Cozy Corner is a collection of several blogs including Cozy Corner Health, Cozy Corner Tech, Cozy Corner Song, Cozy Corner Lyric, etc.

0 Response to "8 Mitos Keliru Soal Menopause"

Post a Comment