Judul : Penyebab Dan Terapi Disfungsi Ereksi
link : Penyebab Dan Terapi Disfungsi Ereksi
Penyebab Dan Terapi Disfungsi Ereksi
Disfungsi ereksi (DE) yakni bentuk gangguan fungsi seksual laki-laki yang sangat umum. Seorang laki-laki yang mengalami disfungsi ereksi kesulitan menjaga ereksi penisnya pada setiap tahap hubungan seksual. Masalah DE sanggup berupa penis yang tidak cukup keras atau ereksi yang tidak sanggup dipertahankan cukup usang untuk melaksanakan hubungan seksual yang memuaskan. Hal tersebut sanggup berdampak negatif terhadap keharmonisan hubungan rumah tangga. Seorang laki-laki dapat sesekali mengalami kesulitan mempertahankan ereksi. Bila ia secara konsisten mengalaminya hingga enam bulan atau lebih, barulah disebut mempunyai DE.
Siapa yang berisiko?
Disfungsi ereksi sanggup terjadi pada pria dewasa di semua usia, tapi umumnya duduk masalah ini berkembang pada pria setengah baya atau lebih tua. Diperkirakan hanya dua persen laki-laki berusia 30-an yang mengalaminya, sedangkan setengah dari laki-laki berusia 60 -70 tahun mengalaminya.
Penyebab
Penyebab disfungsi ereksi sanggup fisik (organik), psikologis (psikogenik) atau keduanya. Faktor fisik mengakibatkan sekitar 60-80% masalah DE. Kemungkinan penyebab fisik:
- Inflamasi prostat (prostatitis)
- Penyakit parah (anemia, tuberkulosis, pneumonia, dll)
- Penyakit jantung, hipertensi, aterosklerosis, diabetes
- Operasi (mis. operasi kanker prostat)
- Efek kecelakaan
- Gangguan hormonal
- Multiple sclerosis dan penyakit saraf lainnya
- Konsumsi jangka panjang obat tertentu.
Faktor psikologis sanggup mengakibatkan cacat fisik ringan menjadi DE. Banyak laki-laki yang merasa gagal sebagai lelaki dikala daya seksual mereka melemah. Kegagalan awal mempertahankan ereksi mengakibatkan kecemasan dan stress yang pada gilirannya justru memperburuk DE. Hal tersebut menjadi bulat setan. Beberapa duduk masalah psikologis yang sanggup mengakibatkan DE antara lain:
- Kurangnya iktikad diri
- Kurangnya hasrat seksual
- Cemas, depresi, stress
- Konflik rumah tangga
Pasien yang mempunyai DE psikogenik mungkin sanggup ereksi normal selama jam tidur atau di pagi hari, sementara di lain waktu sulit mempertahankan ereksi.
Penanganan/terapi
Berita gembiranya adalah pada kebanyakan kasus, DE sanggup disembuhkan. Semakin cepat DE ditangani, semakin tinggi kemungkinan pulih. Sayangnya, banyak laki-laki yang enggan memeriksakan diri ke seksolog atau urolog lantaran merasa malu.
Pengobatan DE dimulai dengan mengidentifikasi penyebabnya. Dalam masalah di mana penyebabnya yakni fisik, pengobatan dimulai dengan memperbaiki penyakit yang mendasarinya. Pada beberapa penyakit kronis, yang sanggup dilakukan hanyalah memperbaiki kondisi, tidak sepenuhnya memulihkan. Metode modern terapi DE telah memungkinkan perbaikan ereksi meskipun penyakit yang mendasarinya masih ada. Berikut yakni beberapa terapi DE modern:
- Meminum tablet berbahan aktif yang meningkatkan fungsi ereksi secara kimiawi, termasuk Cialis, Levitra, Staxyn, dan Viagra. Semua bekerja dengan meningkatkan fatwa darah ke penis sehingga dikala seorang laki-laki terangsang secara seksual, ia sanggup mendapat ereksi. Perbedaan di antara mereka hanya berapa usang dan seberapa cepat kerjanya. Levitra bekerja sedikit lebih lambat dibandingkan dengan Viagra. Keduanya mulai berdampak sekitar 30 menit. Efek Levitra berlangsung selama sekitar 5 jam sedangkan Viagra sekitar 4 jam. Cialis bekerja sedikit lebih cepat (sekitar 15 menit), dan efeknya berlangsung lebih lama, sanggup hingga 36 jam. Staxyn mengandung materi aktif yang sama menyerupai Levitra tetapi tidak dipertukarkan dengan tablet Levitra.
- Menggunakan pompa vakum bertekanan negatif. Perangkat ini terdiri dari reservoir, yang terbentuk oleh tekanan negatif, yang mendorong fatwa darah ke penis untuk mengakibatkan ereksi. Metode ini tidak mengakibatkan rasa sakit atau imbas samping tetapi memerlukan beberapa kali latihan.
- Menggunakan suntikan obat khusus eksklusif ke korpus cavernosum penis atau sebagai supositoria ke uretra. Metode ini memungkinkan Anda untuk mencapai ereksi lama, namun tidak cocok untuk semua pasien. Pilihan obat dan suntikan hanya atas petunjuk dokter.
- Jika semua terapi lain gagal, prosedur bedah sanggup dipilih untuk mengoreksi kesulitan ereksi.
Untuk pengobatan DE yang disebabkan faktor psikologis, pasien memerlukan konseling dengan terapis psikologi seksual.
Demikianlah Artikel Penyebab Dan Terapi Disfungsi Ereksi
Sekianlah artikel Penyebab Dan Terapi Disfungsi Ereksi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Penyebab Dan Terapi Disfungsi Ereksi dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/10/penyebab-dan-terapi-disfungsi-ereksi.html
0 Response to "Penyebab Dan Terapi Disfungsi Ereksi"
Post a Comment