Judul : Penyebab Dan Penanganan Diare
link : Penyebab Dan Penanganan Diare
Penyebab Dan Penanganan Diare
Diare bukanlah suatu penyakit, tetapi gejala. Anda biasanya disebut mempunyai diare bila Anda buang air besar lebih sering (lebih dari tiga kali sehari), mengeluarkan tinja yang encer dan/atau volumenya meningkat (lebih dari 250 gram per hari pada orang dewasa).
Diare secara umum dibedakan menjadi akut dan kronis (atau persisten) menurut durasinya. Diare akut dimulai dengan cepat dan berlangsung tidak lebih dari 14 hari. Sebagian besar diare yakni jenis ini dan umumnya tidak berbahaya. Satu dari tiga orang cukup umur sehat mengalami diare setidaknya sekali dalam setahun. Diare kronis atau persisten berlangsung lebih dari 14 hari. Diare berkepanjangan ini biasanya mempunyai penyebab dan mengakibatkan dilema yang berbeda sehingga penanganannya berbeda dengan diare akut.
Diare secara umum dibedakan menjadi akut dan kronis (atau persisten) menurut durasinya. Diare akut dimulai dengan cepat dan berlangsung tidak lebih dari 14 hari. Sebagian besar diare yakni jenis ini dan umumnya tidak berbahaya. Satu dari tiga orang cukup umur sehat mengalami diare setidaknya sekali dalam setahun. Diare kronis atau persisten berlangsung lebih dari 14 hari. Diare berkepanjangan ini biasanya mempunyai penyebab dan mengakibatkan dilema yang berbeda sehingga penanganannya berbeda dengan diare akut.
Penyebab
Berbagai penyakit sanggup mengganggu fungsi usus kecil atau usus besar sehingga mengakibatkan diare. Pada prinsipnya ada dua prosedur dasar yang berperan dalam pengembangan diare yaitu peningkatan mobilitas usus yang mempercepat transit kuliner atau cairan hiperbola di dalam usus.
Penyebab paling umum dari diare akut adalah:
- Keracunan makanan. Bakteri ibarat clostridium botulinum, e.coli dan salmonella gastro pada kuliner yang tercemar sanggup mengeluarkan racun yang menyerang terusan pencernaan. Beberapa jam sehabis masuk, racun mereka akan terasa efeknya.
- Obat-obatan: beberapa orang mengalami diare sehabis mengonsumsi obat-obatan tertentu, terutama jenis antibiotik , yang sanggup menyerang dan merusak tumbuhan usus.
- Intoleransi makanan, ibarat intoleransi laktosa pada orang yang kekurangan enzim laktase yang membantu pencernaan produk susu. Bahan-bahan susu yang tidak tercerna sanggup mengakibatkan diare akut.
Penyebab utama diare kronis termasuk:
- Irritable bowel syndrome: sebuah iritasi pada usus yang berbahaya
- Inflamasi usus kronis (ulcerative colitis, penyakit Crohn )
- Infeksi usus kronis oleh benalu ibarat Amoeba, Giardia, Clostridium difficile
- Penyalahgunaan obat pencahar
- Dalam masalah yang jarang, gangguan metabolik seperti tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme), tumor ganas ibarat kanker pankreas atau operasi usus sanggup mengakibatkan diare.
Diagnosis
Pada pasien diare akut, dokter biasanya cukup mempelajari riwayat medis dan melaksanakan investigasi fisik untuk menegakkan diagnosis. Namun, bila diare berlangsung usang atau disertai demam, dokter mungkin perlu mempertimbangkan investigasi lanjutan ibarat investigasi tinja dan investigasi darah.
Untuk mengetahui penyebab diare kronis, investigasi lanjutan diharapkan guna mengetahui penyakit yang mendasari. Misalnya, dengan melaksanakan kolonoskopi, investigasi sinar-x kontras (barium), USG abdomen, dll.
Penanganan
Perawatan yang terpenting untuk diare yakni memastikan kecukupan asupan cairan dan garam (elektrolit). Untuk tanda-tanda ringan hingga sedang, Anda sanggup memakai obat-obatan ringan yang sanggup mengurangi diare.
Pada masalah yang parah dan pada anak-anak, perempuan hamil, dan orang renta yang sanggup berbahaya bila kehilangan banyak cairan, pertolongan infus mungkin diperlukan. Bila penyebabnya yakni keracunan makanan, dokter mungkin perlu menunjukkan obat-obatan untuk membunuh patogen yang berada di usus dan mencegah kerusakan mukosa lebih lanjut. Obat antispasmodik sanggup membantu mengurangi nyeri kolik abdomen.
Diare kronis harus diatasi dengan mengobati penyakit yang mendasarinya. Diare berkepanjangan dengan kehilangan cairan tubuh berat sanggup mengakibatkan perdarahan usus dengan konsekuensi gagal ginjal. Segeralah berkonsultasi dengan dokter kalau Anda mempunyai diare kronis.
Demikianlah Artikel Penyebab Dan Penanganan Diare
Sekianlah artikel Penyebab Dan Penanganan Diare kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Penyebab Dan Penanganan Diare dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/08/penyebab-dan-penanganan-diare.html
0 Response to "Penyebab Dan Penanganan Diare"
Post a Comment