Judul : 10 Menandakan Bayi Anda Sakit
link : 10 Menandakan Bayi Anda Sakit
10 Menandakan Bayi Anda Sakit
Salah satu kesulitan dalam perawatan bayi ialah mengetahui apakah bayi Anda sehat atau tidak. Bayi tidak sanggup memberi tahu kita apa yang mereka rasakan, jadi kita harus mengandalkan pada reaksi tubuh mereka. Untungnya, bayi selalu memperlihatkan tanda-tanda jikalau tidak sehat. Tanda-tanda itu sanggup sangat positif atau kurang nyata. Demam/dingin, muntah, dan biduran ialah beberapa di antara tanda yang nyata. Tanda yang kurang positif antara lain menjadi pasif atau cengeng, tidak tertarik dengan apa yang terjadi di sekelilingnya, kurang selera makan, atau tidak buang air besar dalam beberapa hari.
1. Kulit Kuning (Jaundice)
Bila kulit bayi Anda menguning, segera hubungi dokter. Kondisi ini biasanya muncul pada bayi yang gres lahir dan membuktikan liver bayi tidak berfungsi dengan baik. Terkadang, tanda-tanda itu tidak muncul hingga bayi di bawa ke rumah.
2. Perubahan Selera Makan
Bila bayi Anda berkali-kali menolak makan atau tidak berselera makan, hubungi dokter.
3. Perubahan Mood
Bila bayi Anda menjadi pasif atau sulit dirangsang, gampang menangis/cengeng dan sulit ditenangkan, segera hubungi dokter.
4. Tubuh Demam atau Dingin
Demam ialah reaksi tubuh terhadap infeksi. Salah satu cara paling baik untuk mengukur suhu tubuh bayi ialah menggunakan termometer rektal atau oral yang ditempatkan di dubur atau verbal bayi. Termometer strip di kening atau perabaan kurang akurat mendeteksi demam pada bayi. Bila temperatur badannya lebih dari 38 C berarti bayi Anda demam. Bila bayi Anda kurang dari 3 bulan dan demam, apalagi diiringi tanda-tanda lain ibarat biduran, segera hubungi dokter. Pada bayi yang lebih tua, Anda sanggup memperlihatkan anti demam untuk meredakan panas. Hubungi dokter jikalau panas tidak turun sesudah 24 jam.
5. Muntah dan Diare
Muntah berbeda dengan gumoh, yang merupakan hal biasa pada bayi. Muntah lebih kuat, volumenya lebih banyak dan tidak terjadi hanya sesudah bayi diberi makan. Muntah dan diare sanggup disebabkan oleh infeksi, duduk kasus pencernaan dan penyakit lainnya. Keduanya berpotensi membahayakan bayi lantaran dehidrasi. Tanda-tanda bayi yang kehilangan cairan tubuh antara lain: tidak mengompol dalam enam jam atau lebih, menangis tanpa air mata dan mulutnya kering tidak berliur. Bayi menjadi lemah, sangat mengantuk dan sulit dibangunkan. Anda harus segera membawanya ke dokter jikalau kondisinya demikian.
6. Masalah Telinga
Bila bayi Anda demam, cengeng dan menarik atau menekan-nekan telinganya, beliau mungkin terkena bisul telinga. Infeksi indera pendengaran ialah hal yang umum dan tidak selalu membahayakan, tapi Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat antibiotik bagi bayi Anda. Infeksi indera pendengaran yang tidak ditangani sanggup menimbulkan duduk kasus pendengaran yang permanen.
7. Biduran/Ruam
Hubungi dokter jikalau bayi mengalami biduran atau ruam yang luas, terutama jikalau diikuti demam.
8. Sulit Buang Air Besar
Setiap bayi mempunyai kebiasaan buang air besar sendiri. Ada yang setiap hari buang air, ada yang beberapa hari sekali. Bila bayi tidak buang air besar sesuai referensi biasanya, atau ketika tampak kesulitan dikala buang air, hubungi dokter.
9. Masalah Mata
Bila salah satu atau kedua mata bayi memerah atau mengeluarkan kotoran (jawa: “ketepan”), periksakan ke dokter.
10. Jatuh atau Terbentur di Kepala
Bagaimana pun Anda berhati-hati menjaganya, bayi Anda niscaya sesekali pernah jatuh. Semakin besar, semakin sering mereka jatuh. Bila beliau jatuh dari dingklik yang tinggi atau terlepas dari timangan Anda, Anda harus mengecek secara menyeluruh kondisi tubuhnya dan mengamati kondisi kesehatannya dalam 24 jam. Bila beliau menangis sesudah jatuh, itu tandanya beliau tidak terlalu serius mengalami luka. Segera bawa ke dokter jikalau bayi Anda:
1. Kulit Kuning (Jaundice)
Bila kulit bayi Anda menguning, segera hubungi dokter. Kondisi ini biasanya muncul pada bayi yang gres lahir dan membuktikan liver bayi tidak berfungsi dengan baik. Terkadang, tanda-tanda itu tidak muncul hingga bayi di bawa ke rumah.
2. Perubahan Selera Makan
Bila bayi Anda berkali-kali menolak makan atau tidak berselera makan, hubungi dokter.
3. Perubahan Mood
Bila bayi Anda menjadi pasif atau sulit dirangsang, gampang menangis/cengeng dan sulit ditenangkan, segera hubungi dokter.
4. Tubuh Demam atau Dingin
Demam ialah reaksi tubuh terhadap infeksi. Salah satu cara paling baik untuk mengukur suhu tubuh bayi ialah menggunakan termometer rektal atau oral yang ditempatkan di dubur atau verbal bayi. Termometer strip di kening atau perabaan kurang akurat mendeteksi demam pada bayi. Bila temperatur badannya lebih dari 38 C berarti bayi Anda demam. Bila bayi Anda kurang dari 3 bulan dan demam, apalagi diiringi tanda-tanda lain ibarat biduran, segera hubungi dokter. Pada bayi yang lebih tua, Anda sanggup memperlihatkan anti demam untuk meredakan panas. Hubungi dokter jikalau panas tidak turun sesudah 24 jam.
5. Muntah dan Diare
Muntah berbeda dengan gumoh, yang merupakan hal biasa pada bayi. Muntah lebih kuat, volumenya lebih banyak dan tidak terjadi hanya sesudah bayi diberi makan. Muntah dan diare sanggup disebabkan oleh infeksi, duduk kasus pencernaan dan penyakit lainnya. Keduanya berpotensi membahayakan bayi lantaran dehidrasi. Tanda-tanda bayi yang kehilangan cairan tubuh antara lain: tidak mengompol dalam enam jam atau lebih, menangis tanpa air mata dan mulutnya kering tidak berliur. Bayi menjadi lemah, sangat mengantuk dan sulit dibangunkan. Anda harus segera membawanya ke dokter jikalau kondisinya demikian.
6. Masalah Telinga
Bila bayi Anda demam, cengeng dan menarik atau menekan-nekan telinganya, beliau mungkin terkena bisul telinga. Infeksi indera pendengaran ialah hal yang umum dan tidak selalu membahayakan, tapi Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat antibiotik bagi bayi Anda. Infeksi indera pendengaran yang tidak ditangani sanggup menimbulkan duduk kasus pendengaran yang permanen.
7. Biduran/Ruam
Hubungi dokter jikalau bayi mengalami biduran atau ruam yang luas, terutama jikalau diikuti demam.
8. Sulit Buang Air Besar
Setiap bayi mempunyai kebiasaan buang air besar sendiri. Ada yang setiap hari buang air, ada yang beberapa hari sekali. Bila bayi tidak buang air besar sesuai referensi biasanya, atau ketika tampak kesulitan dikala buang air, hubungi dokter.
9. Masalah Mata
Bila salah satu atau kedua mata bayi memerah atau mengeluarkan kotoran (jawa: “ketepan”), periksakan ke dokter.
10. Jatuh atau Terbentur di Kepala
Bagaimana pun Anda berhati-hati menjaganya, bayi Anda niscaya sesekali pernah jatuh. Semakin besar, semakin sering mereka jatuh. Bila beliau jatuh dari dingklik yang tinggi atau terlepas dari timangan Anda, Anda harus mengecek secara menyeluruh kondisi tubuhnya dan mengamati kondisi kesehatannya dalam 24 jam. Bila beliau menangis sesudah jatuh, itu tandanya beliau tidak terlalu serius mengalami luka. Segera bawa ke dokter jikalau bayi Anda:
- Tampak lemah atau bingung
- Sulit menggerakkan sebagian anggota badannya
- Memiliki darah mengumpul di cuilan putih matanya
- Mengeluarkan darah dari hidung (mimisan) dan telinga
- Fokus matanya menjadi bersilangan, ukuran pupil tidak sama, atau muntah-muntah
- Menangis keras jikalau cuilan tubuhnya tertentu digerakkan/disentuh
- Tidur lebih usang dari biasanya
Demikianlah Artikel 10 Menandakan Bayi Anda Sakit
Sekianlah artikel 10 Menandakan Bayi Anda Sakit kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel 10 Menandakan Bayi Anda Sakit dengan alamat link https://cozycornerhealth.blogspot.com/2018/08/10-menandakan-bayi-anda-sakit.html
0 Response to "10 Menandakan Bayi Anda Sakit"
Post a Comment